PROBOLINGGO.KLIKSURABAYA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus memperkuat upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui peluncuran Program ASN Taat Pajak. Program tersebut disosialisasikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah membangun budaya kepatuhan pajak sekaligus mengoptimalkan penerimaan daerah.
Sosialisasi yang digelar Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Probolinggo berlangsung di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Senin (27/7/2026). Kegiatan dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.
Peserta berasal dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah kecamatan, 33 puskesmas, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya), perwakilan Kepala SD dan SMP negeri hingga lima lurah di Kecamatan Kraksaan. Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan mampu memperluas implementasi program hingga ke seluruh Perangkat Daerah.
Kepala BPPKAD Kabupaten Probolinggo Kristiana Ruliani menyampaikan program ASN Taat Pajak diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran, pemahaman dan kepatuhan ASN dalam memenuhi kewajiban membayar pajak daerah, terutama Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
“ASN memiliki peran strategis sebagai teladan bagi masyarakat dalam membangun budaya taat pajak. Melalui program ini kami ingin membangun budaya kepatuhan pajak di lingkungan pemerintah daerah sehingga ASN dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, program tersebut juga didukung dengan penerapan aplikasi PAKDE ASN (Pajak Daerah-nya ASN) yang dikembangkan sebagai sistem digital terintegrasi untuk mendata aset ASN, memantau tingkat kepatuhan pembayaran pajak serta mempermudah proses pelaporan.
“Dengan aplikasi tersebut, setiap ASN dapat melakukan pendataan aset tanah maupun kendaraan, mengakses informasi tagihan pajak, mengunggah bukti pembayaran hingga memantau proses verifikasi secara elektronik. Sementara pimpinan OPD dapat melihat dashboard kepatuhan ASN secara real time sehingga pembinaan dapat dilakukan lebih cepat dan terukur,” jelasnya.
Sementara Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto menegaskan PAD menjadi salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan daerah.
Menurutnya, berbagai program pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, sektor pendidikan, kesehatan hingga kesejahteraan masyarakat sangat bergantung pada kemampuan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan penerimaan pajak.
“Program ASN Taat Pajak tidak hanya bertujuan meningkatkan penerimaan daerah, tetapi juga membangun budaya kepatuhan dari lingkungan pemerintah sendiri. Ketika ASN menjadi teladan dalam membayar pajak, masyarakat akan memiliki kepercayaan dan motivasi yang lebih besar untuk ikut taat membayar pajak daerah,” katanya.
Anang mengungkapkan, jumlah ASN di Kabupaten Probolinggo saat ini mencapai lebih dari 12 ribu orang. Apabila seluruh ASN memenuhi kewajiban membayar PBB-P2 dan pajak kendaraan bermotor tepat waktu, potensi tambahan penerimaan daerah dinilai sangat besar.
“Program ASN Taat Pajak diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan administratif, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama untuk meningkatkan disiplin sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel,” jelasnya.
Selain meningkatkan kepatuhan, digitalisasi melalui aplikasi PAKDE ASN juga diharapkan mengatasi kendala monitoring yang selama ini masih dilakukan secara manual. “Sistem baru tersebut memungkinkan proses pengawasan berlangsung lebih cepat, akurat dan transparan,” lanjutnya.
Anang mengajak seluruh Kepala Perangkat Daerah beserta jajarannya memberikan dukungan penuh terhadap implementasi Program ASN Taat Pajak dengan memulai dari diri sendiri.
“Mari kita memenuhi kewajiban membayar pajak tepat waktu, melakukan pendataan aset secara jujur dan lengkap serta menjadi teladan bagi masyarakat dalam membangun budaya taat pajak. Saya berharap sosialisasi ini ditindaklanjuti dengan langkah nyata di setiap perangkat daerah,” tegasnya.
Melalui Program ASN Taat Pajak dan pemanfaatan aplikasi PAKDE ASN, Pemkab Probolinggo menargetkan meningkatnya kepatuhan pembayaran pajak daerah, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah serta terwujudnya pemerintahan yang semakin profesional, transparan dan akuntabel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.







